Postingan

Hidup Versiku Kini dan 15 Tahun Kemudian

Gambar
Hidup Versiku Kini dan 15 Tahun Kemudian sebuah tulisan yang aku tulis untuk lomba cerpen el-ship PP.weha  dengan tema "aku 15 tahun kemudian"..   Apakah hidup itu.. Apakah definisi hidup itu.. Apakah hidup itu adalah ketika nyawa masih dalam raga.. Apakah sekedar bernafas dan bergerak.. Apakah sesederhana itukah hidup ini.. Tidak,, hidup itu lebih luas dari sekedar itu.. Sewaktu kecil, aku mengira bahwa hidup itu sederhana saja. Hanya beragam serentetan kegiatan yang ada di sekolah dan di rumah. Dimana di sekolah kita diajarkan tentang matematika, bahasa indonesia, ipa, ips, dll. Lalu di rumah kita diajari bagaimana mengaji, lalu menyapu, mengepel, menanam tanaman, mematuhi semua perintah ibu dan bapak. Yang lain adalah waktu  bermain bersama teman-teman. Namun seiring bertambahnya waktu, ketika beranjak remaja, aku mulai menyadari bahwa hidup itu tidak sesederhana yang aku kira. Aku mulai menyadari bahwa hidup kadang juga berat untuk dilakukan....

KETIKA HUJAN TURUN

Gambar
KETIKA HUJAN TURUN Hujan itu turun begitu derasnya.. Membasahi semua yang dikenainya.. Membuat aroma tanah terasa menyegarkan udara.. Hujan itu hanya sekedar rintik yang tidak terhitung banyaknya.. Namun mengapa begitu cepat membasahi dunia.. Membuat semua benda terlihat berkilau bercahaya.. Karena berkas sinar yang mengenainya.. Membuat daun-daun terlihat bintik kecil seperti kilau kristal yang indah.. Atau membuat air tergenang beriak bintik2 terukir berpola.. membentuk bulatan kecil berirama.. Atau membuat semut-semut di halaman berlarian tak kesana kemari.. Membuat orang2 berlarian menuju tempat jemuran,, untuk mengamankan jemuran mereka.. Membuat petani tak perlu lagi menyirami tanamannya.. Membuat anak kecil yang sedang bermain di halaman,, berlari berhamburan berteduh di beranda rumah mereka.. Membuat debu tak lagi berterbangan,, basah lembab oleh titik-titik kilaunya.. Ternyata begitulah hujan.. Hujan itu banyak sekali keunikkannya.. ...

KADANG SEPERTI KEHILANGAN KATA..

Gambar
KADANG SEPERTI KEHILANGAN KATA-KATA.. ternyata lebih dari dua minggu aku tak berbagi cerita.. ataupun sekedar berbagi kata.. entah mengapa ada kalanya aku seperti kehilangan kata-kata.. terkadang sulit untuk merangkai kata.. entah mengapa ada kalanya aku tak dapat merangkai huruf menjadi makna.. atau menguntai kata menjadi kalimat seutuhnya.. entah mengapa ada kalanya ingin sekali ku ungkapkan cerita.. namun tidak bisa, terkadang sulit untuk memulainya.. tidak tahu apa yang mesti kutorehkan lewat pena.. hanya bisa membuat coretan semata.. namun tidak dapat dipahami bagaimana makna.. hanya dapat dirasa dalam asa.. namun terkadang tidak dapat tertulis lewat untaian kata.. entah mengapa ada kalanya ketika apa yang ada dalam pikir.. sulit diawali apa kata pertama..

PERSAHABATAN ITU..

PERSAHABATAN ITU.. Persahabatan adalah anugerah dari Illahi.. bak mentari yang bersinar menyinari bumi.. menerangi hati.. Bukan hanya sekedar pelangi yang mewarnai lazuardi.. Sejuk seumpama embun pagi hari.. Indah seperti langit senja sore hari.. Suka dan duka bersama dilalui.. Canda dan tawa ikut menghiasi.. Meski kadang derai air mata membersamai.. Meski jarak memisahkan,, dan waktu yang membentengi.. Namun beginilah titian persahatan ini.. Harus dijaga dengan silaturahmi.. Indahnya saling mengerti dan memahami.. Saling menghargai dan toleransi.. Indahnya menerima dan memberi.. Membuat kita menghargai hidup ini.. Bahwa hidup ini satu cita dan tujuan pasti.. Ridho RABBI yang kita cari.. jangan lupakan aku ya sahabat.. meski kita memilih persimpangan yang tak sama.. jalan kita yang telah berbeda..  asa dan cita kita pun tak sama.. namun jaga ukhuwah ini sampai kapanpun jua..

HABIS GELAP TERBITLAH TERANG..

Gambar
HABIS GELAP TERBITLAH TERANG.. Sosok pahlawan bangsa.. Tokoh emansipasi wanita.. Meski hidup beliau pada zaman belanda.. Namun jasanya tidak lekang oleh masa.. Kisahnya  mengharu biru.. Terpasung diantara adat yang membelenggu.. Tembok  darah biru menghalangi mimpi yang menggebu.. Tetes air mata hanya tercurah dalam lembar buku.. Mimpi dan asa tertulis lewat kata.. Keluh dan rasa terlukis lewat pena.. Setiap goresan penanya menyeberangi samudra.. Teruntuk sahabat penanya di belanda.. Begitulah kisahnya.. Mimpi untuk memajukan bangsa.. Mengangkat derajat kaum wanita.. Membawa cahaya diantara gelap nusantara.. Lihatlah.. Kini mimpi ibu kartini telah nyata.. Indonesia telah merdeka.. Kaum wanita telah disamakan haknya.. Mengenyam pendidikan setinggi-tingginya.. Teruntuk seluruh wanita di indonesia.. “SELAMAT HARI KARTINI”.. Beberapa sosok ibu kartini masa kini yang kukenal dalam kehidupanku...

KERINDUAN MEMBAWAKU SAAT INI DI SAMPING IBU..

Gambar
KERINDUAN MEMBAWAKU SAAT INI DI SAMPING IBU.. Setelah mendengar suara ibu dari telepon yang kugenggam ketika itu.. aku pun memutuskan pulang ke rumah saat itu juga.. karena suara yang kudengar tidak seperti biasanya,, serak dan batuk yang terdengar samar menyertai kata yang terucap darinya.. meski berkali aku bertanya bagaimana kesehatan ibunda.. namun beliau selalu bilang tidak apa-apa.. “jangan khawatirkan ibu..” begitu katanya.. dalam hati aku masih tidak percaya bahwa ibu baik-baik saja.. beliau selalu bilang begitu meski sebenarnya tubuhnya sedang didera lara.. begitulah ibu.. tidak mau aku mengkhawatirkan kesehatannya.. bagaimana diri ini tidak khawatir ibu,, sudah jelas2 suara ibu berbeda dari biasanya.. hatiku tidak tenang.. galau sejak tadi malam,, aku amat merasa bersalah karena kemarin aku lupa pada janjiku,, untuk pulang hari kamis kemarin.. dan ternyata ibu menungguku dengan sabar di rumah,, menantikan kehadiranku.. bagaimana tidak,,  ibu khawatir a...

MAAF UNTUK JANJIKU PULANG HARI INI,, IBU..

MAAF UNTUK JANJIKU PULANG HARI INI,, IBU.. Galau menyelimuti hati ini.. Untuk sebuah janji yang tidak aku tepati.. Pada seorang ibu,, yang kutahu ia selalu menantikan kedatanganku.. Maafkan aku ibu untuk sebuah janji itu.. Janji yang aku ingkari.. Janji untuk pulang ke rumah hari ini.. Maafkan aku membatalkan janji itu.. Maafkan aku.. Aku tahu betapa khawatirnya ibu menantikan kedatanganku.. Tadi kakak datang menemuiku.. Berkata bahwa ibu mengkhawatirkanku.. ia berkata ibu menghubungiku namun tepat ketika hape tidak kuaktifkan.. Maafkan aku,, maafkan aku melalaikan janji itu.. Aku jadi teringat pada tangis ibu,, ketika dulu ibu mengkhawatirkan kakak.. Tidak bisa menghubungi kakak.. Mata bening ibu berurai air mata yang menetes diantara pelupuk mata bening itu.. Maafkan aku.. Jangan khawatirkan aku seperti dulu ibu mengkhawatirkan kakak sedemikian rupa.. Aku baik-baik saja di sini.. Maafkan aku.. Aku di sini dengan tugas2 kampus yang bel...